Untuk melengkapi kesiapan akademis santri dalam menghadapi tes potensi akademik kedinasan, penguasaan keterampilan komunikasi lunak juga terus ditingkatkan secara berkala. Pondok Pesantren ThariqunNajah menyelenggarakan pelatihan public speaking dan teknik presentasi modern bagi para santri. Kegiatan ini bertujuan untuk mengikis rasa gugup, meningkatkan rasa percaya diri, serta melatih santri dalam menyampaikan ide gagasan secara persuasif di depan umum.
Materi pelatihan dirancang mencakup prinsip-prinsip mendasar komunikasi vokal, seperti pengaturan intonasi suara, artikulasi kalimat, artikulasi kata, dan penguasaan bahasa tubuh yang efektif. Santri diajarkan cara menyusun struktur presentasi yang runtut, mulai dari pembukaan yang menarik perhatian hingga penutup yang berkesan. Latihan dasar public speaking ini memberikan landasan yang kokoh bagi santri saat berbicara di panggung podium maupun saat memimpin forum diskusi.
Selama pelatihan berlangsung, para santri ThariqunNajah diberikan kesempatan secara bergantian untuk mempraktikkan pidato pendek dan presentasi materi di hadapan rekan-rekan mereka. Sesi simulasi unjuk keahlian public speaking ini direkam dan dievaluasi secara langsung oleh tutor pendamping guna memberikan umpan balik yang membangun. Santri diajarkan cara mengatasi rasa canggung dan memanfaatkan alat bantu visual modern untuk memperkuat pesan yang disampaikan.
Penguasaan keterampilan berbicara di depan umum ini sangat mendukung kegiatan dakwah santri saat terjun di tengah masyarakat kelak. Santri diajarkan cara mengemukakan argumen berlandaskan dalil-dalil keagamaan secara santun, rasional, dan relevan dengan audiens modern. Keterampilan bertutur kata yang terstruktur membuat materi dakwah yang disampaikan santri menjadi lebih mudah diterima oleh berbagai kalangan pembaca maupun pendengar.
Program pelatihan interaktif ini disambut dengan antusiasme yang sangat tinggi oleh seluruh santri dari berbagai tingkatan kelas asrama. Peningkatan keberanian berbicara terlihat nyata dari keaktifan santri dalam memimpin sesi halqah dan kegiatan organisasi santri harian. Pengurus pesantren berkomitmen menjadikan pelatihan ini sebagai agenda tahunan yang wajib diikuti oleh seluruh santri.
Melatih keterampilan komunikasi publik merupakan langkah nyata pesantren dalam melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan yang kompeten dan berwawasan luas. Santri tidak hanya dituntut menguasai kedalaman ilmu agama, tetapi juga lihai dalam menyampaikannya secara efektif kepada publik. Pelatihan ini melengkapi profil lulusan ThariqunNajah yang tangguh, percaya diri, dan siap mengabdi di masyarakat.